Berawal dari Kebun Morris

Logo-Kebun-Morris

Embrio Kebun Madani berawal dari berdirinya Kebun Morris pada 3 September 2013 oleh dua penghobi berkebun asal Bandung. Kala itu, keduanya bersemangat untuk mengelola sebuah lahan kosong menjadi sebuah kebun di tengah kota. Sayangnya, niat tersebut urung diselenggarakan karena keterbatasan dana.

Meskipun demikian, mereka tidak patah arang. Sebagai gantinya, mereka berusaha mengumpulkan dana dengan menjual benih-benih kemasan. Tujuannya, mereka bisa mengumpulkan dana untuk mewujudkan mimpi mereka sebelumnya: mengelola sebuah lahan kosong di tengah kota menjadi sebuah kebun.

Nama “Morris” sendiri diambil dari nama kucing peliharaan salah satu pendirinya. Hal ini menginspirasi para pendirinya untuk menempatkan gambar telapak kaki kucing sebagai logo Kebun Morris. Seperti halnya kucing sebagai salah satu teman setia manusia, Kebun Morris pun hendak menjadi sahabat setia para pekebun kota untuk menghijaukan area perkotaan.

Menginjak tahun 2014, Kebun Morris mulai memperkuat layanannya dengan menyediakan benih tanaman untuk souvenir, khususnya untuk resepsi pernikahan. Ternyata, langkah ini menyita perhatian para politisi yang tengah bertarung menjadi anggota legislatif. Beberapa politisi memesan souvenir benih tanaman untuk kebutuhan kampanyenya.

Seiring bertambahnya usia dan pengalaman, Kebun Morris mulai mempertajam visi-misi dan memperkuat jajaran pengelolanya. Hal ini diiringi kebutuhan untuk memperkuat identitas melalui perubahan nama. Akhirnya, pada pertengahan Juli 2016 disepakati nama Kebun Madani sebagai identitas pelayanan. Nama ini mulai menjadi identitas resmi sejak 17 Agustus 2016. Adapun Kebun Morris akan menjadi salah satu sejarah bagi kami. Tentunya, sebuah sejarah yang menjadi pelajaran berharga untuk menggapai hari esok yang lebih baik.

Iklan