Lima Langkah Mudah untuk Meningkatkan Kesuburan Tanah

Ilustrasi. (Foto: rodalesorganiclife.com)

Kesuburan tanah merupakan syarat utama untuk menanam. Seiring waktu, seringkali kesuburan tanah di kebun rumah berkurang akibat tingginya aktivitas bertanam dan minimnya asupan nutrisi untuk tanah. Bila hal tersebut terjadi, pertumbuhan tanaman pun terhambat.

Lalu, bagaimana cara untuk memperbaiki kesuburan tanah kebun di rumah kita? Berikut lima langkah mudah untuk meningkatkan kesuburan tanah.

  1. Kompos
    Kompos menambah nutrisi bagi tanaman sekaligus memperkaya bahan organik kepada tanah. Selain itu, kompos juga berfungsi berfungsi menyimpan air, sehingga turut membantu kelembaban tanah. Kompos merupakan cara yang cukup jitu dan mudah untuk meningkatkan kesuburan tanah. Untuk membuatnya, pekebun hanya perlu melihat sisa makanan di dapur atau daun kering di kebun sebagai bahan kompos.
  2. Pupuk Kandang
    Sama seperti kompos, pupuk kandang juga membantu menyuburkan tanah. Bahan ini menyediakan nutrisi dan bahan organik bagi tanah serta bakteri yang membantu kesuburan tanah. Pupuk kandang sendiri merupakan kotoran hewan ternak yang telah dikeringkan. Hindari untuk memberikan kotoran hewan yang baru keluar. Hal ini berpotensi membuat tanaman menjadi kering dan layu kemudian mati. Adapun hewan yang kotorannya baik bagi kesuburan tanah adalah sebagai berikut:

    • Kotoran Ayam. Memiliki kadar nitrogen yang tinggi. Kotoran ayam sendiri berpotensi mematikan tanaman bila langsung digunakan. Sebaiknya dikomposkan terlebih dahulu sampai matang sebelum digunakan.
    • Kotoran Kuda. Kotoran jenis ini kemungkinan besar mengandung benih gulma. Oleh karena itu, sebaiknya dipanaskan terlebih dahulu untuk mematikan benih-benih gulma di dalamnya.
    • Kotoran Sapi. Kotoran hewan ini memiliki kadar nitrogen yang lebih rendah. Selain itu, kotoran sapi juga mengandung lebih sedikit benih gulma dibandingkan kotoran kuda. Pupuk kandang dari kotoran sapi cocok digunakan untuk beragam tanaman.
    • Kotoran Kambing. Kotoran ini sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu untuk mengurangi aromanya yang cukup menyengat. Sama seperti kotoran sapi, kotoran kambing juga cocok digunakan untuk beragam tanaman. Selain itu, butiran kering kotoran kambing lebih mudah diaplikasikan.
    • Kotoran Kelinci. Kotoran hewan lucu ini bisa langsung diaplikasikan secara langsung, tanpa khawatir tanaman akan menjadi layu. Caranya, tinggal ambil butiran-butiran kotoran kelinci kemudian menaburkannya di tanah. Secara perlahan, kotoran ini akan hancur dan melepaskan kandungan nutrisiny untuk tanah.
  3. Mulsa
    Mulsa merupakan bagian tumbuhan yang sudah kering, seperti: daun, sekam, serpihan kayu, serbuk gergaji, dan jerami. Mulsa sendiri tidak hanya mempertahankan kelembaban tanah, tetapi juga menambah bahan organik untuk tanah. Selain itu, Mulsa juga mengundang cacing untuk datang dan menyuburkan tanah.
  4. Tanaman Penutup
    Tanaman penutup merupakan cara yang fantastik untuk memperbaiki kesuburan tanah dengan usaha yang minimal. Selain menyediakan nutrisi bagi tanah, tanaman penutup juga memperbaiki sirkulasi air dan udara di tanah, mematikan tanaman yang tidak diinginkan, dan menarik organisme yang bermanfaat bagi tanah. Meskipun demikian, pekebun harus menunggu untuk menanam sampai musim selanjutnya dan kesuburan tanah mulai membaik.
  5. Cacing
    Menaruh cacing di tanah merupakan cara alami untuk meningkatkan kesuburan tanah. Ada beberapa cara agar cara ini berhasil, yaitu:

    • Masukan mereka ke tumpukan kompos membantu untuk mempercepat pembusukan bahan organik dan meningkatkan nutrisi kompos.
    • Memelihara cacing di kompos terpisah membuat pekebun memiliki kompos berlendir cacing. Kompos jenis ini membantu mempercepat nutrisi untuk tanah.
    • Memasukkan cacing secara langsung ke tanah kebun. Berikan juga kompos dan mulsa, sehingga cacing akan meningkatkan sirkulasi udara tanah dan menaruh kompos berlendir cacing secara langsung.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s